Delegasi ITERA di Tianjin University Raih Beasiswa Penuh

Delegasi ITERA di Tianjin University Raih Beasiswa Penuh

Tujuh delegasi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) peserta Summer Program Smart Ocean di Tianjin University, Tiongkok, kembali ke Lampung, Jumat (13/9/2019). Delegasi ITERA dalam program ini terdiri dari 5 mahasiswa dan 2 dosen yang telah menjalani program selama tiga bulan, sejak pertengahan Juni.

Setelah melalui ujian, presentasi dan laporan akhir pada program tersebut, ke tujuh peserta baik dosen maupun mahasiswa ITERA berhasil meraih grade A atau terbaik hingga berkesempatan mendapatkan beasiswa penuh lewat program Silk Road Scholarship yang tengah digulirkan pemerintah Tiongkok untuk negara-negara di kawasan ASEAN.

Lima orang mahasiswa delegasi ITERA peraih beasiswa tersebut yakni Anisa Suherman (Arsitektur 2016), Gustiana Zaskya Sinaga (Teknik Lingkungan 2017), Oktario (Teknik Elektro 2016), M. Dzkiry (Teknik Mesin 2017), Rika Laila (Teknik Informatika 2017) serta dua dosen yakni Zenia Saraswati,S.T.,M.T dan Adib Mustofa S.Pi.,M.App.Sc

Salah satu peserta dosen, Adib Mustofa S.Pi.,M.App.Sc menyebut beasiswa penuh hanya diberikan kepada peserta peraih nilai A. Beasiswa tersebut dapat digunakan untuk melanjutkan studi S2 bagi mahasiswa, dan S3 untuk dosen. Selain itu, khusus bagi dosen juga ditawarkan mengikuti program Visiting Lecture Scholarship selama 3 – 6 bulan untuk melakukan kolaborasi penelitian.

Penyesuaian Budaya

Annisa Suherman, peserta mahasiswa menyampaikan, sekembalinya ke Lampung, ia disambut dengan suka cita oleh keluarga besarnya. Meski tidak mudah untuk menyesuaikan budaya di negara lain selama mengikuti program, Annisa mengaku pengalaman di kota Tianjin, Tiongkok serta teman-teman dan semua tempat yang didatangi disana sangat berkesan dan memberikan ilmu dan pengetahuan baru.

“Selama mengikuti program, delegasi ITERA tidak hanya diajak untuk menimba ilmu di bidang teknologi kelautan yang telah di kembangkan di Kota Tianjin, Tiongkok, namun juga diajak mengenal budaya masyarakat setempat.”

Hal yang sama diungkapkan oleh Gustiana. Ke depan mahasiswi Prodi Teknik Lingkungan ITERA itu mengaku termotivasi untuk berusaha agar dapat kembali menimba ilmu di negara-negara maju lainnya seperti Korea dan Jerman yang ia dambakan melalui program serupa.

Selama mengikuti program, delegasi ITERA tidak hanya diajak untuk menimba ilmu di bidang teknologi kelautan yang telah di kembangkan di Kota Tianjin, Tiongkok, namun juga diajak mengenal budaya masyarakat setempat. Di setiap akhir pekan para delegasi berkesempatan berkeliling mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Tiongkok. [Humas]

Budhi Agung Prasetyo

Dosen dan Peneliti Program Studi Sains Lingkungan Kelautan, Institut Teknologi Sumatera
Close Menu